Untuk rangkaian kali ini akan diperlihatkan suatu rangkaian aplikasi switch dan LED
Untuk lebih jelasnya, dapat mendownload link dibawah ini
Penjelasan Rangkaian
Rangkaian
Video Tutorial Cara Membuat Rangkaian
Program
Bahan Presentasi untuk Mata Kuliah Mikroprocessor dan Antar Muka 2016, Dosen : Darwison, MT
Referensi : (1). Darwison. 2010. " Teknik Interface (antarmuka) : Perancangan Hardware dan Simulasi Software Serta Aplikasinya" , ISBN:978-602-9081-10-7. CV Ferila : Padang (2). B.Bray,Barry. "MIKROPROSESSOR INTEL JILID 1, EDISI 6". (3). Thomas. 2007. "Kupas Tuntas Mikrokontroller PIC16F84". Yogyakarta : Andi
Jumat, 29 April 2016
Software
Software yang digunakan sebagai compiler program pada mikroprocessor 8088 dan mikrokontroller PIC16F84 dan software untuk membuat rangkaian adalah sebagai berikut, dengan mendownload link dibawah ini :
Proteus
Emu8086 (mikroprocessor 8088)
MPLAB (mikrokontroller PIC16F84)
Proteus
Emu8086 (mikroprocessor 8088)
MPLAB (mikrokontroller PIC16F84)
Tugas - Tugas
Dibawah ini adalah link untuk tugas interface, tugas program emu8088 dan rangkaian pada buku microprocessor intel jilid 2
Tugas Interface
Tugas Program Emu8088
Rangkaian Intel Jilid 2
Tugas Interface
Tugas Program Emu8088
Rangkaian Intel Jilid 2
Kamis, 28 April 2016
UTS : Aplikasi Mikroprocessor 8086 pada 7 Segmen dan Keypad
Salah satu aplikasi dari mikroprocessor 8086 adalah pada keypad dan seven segmen. Secara garis besar, rangkaian bermula dari pemasukkan input (berasal dari keypad) lalu diproses sehingga berjalan ke mikroprocessornya dan menghasilkan output (Seven Segmen). Gambar rangkaiannya dapat dilihat dibawah ini.
Untuk penjelasan lebih lengkap, baik rangkaian, program maupun video cara merangkainya dapat mendownload link dibawah ini :
Penjelasan Rangkaian
Rangkaian Aplikasi
Video Tutorial Cara Merangkai
Program
Untuk penjelasan lebih lengkap, baik rangkaian, program maupun video cara merangkainya dapat mendownload link dibawah ini :
Penjelasan Rangkaian
Rangkaian Aplikasi
Video Tutorial Cara Merangkai
Program
Mikrokontroller PIC
Referensi :
Thomas, 2007, Kupas Tuntas Mikrokontroller PIC16F84, Yogyakarta : Andi
PIC merupakan salah satu mikrokontroller yang berbasis RISC (Reduced Intruction Set Computer). Mikrokontroller ini menggunakan teknologi CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) sehingga konsumsi dayanya rendah, tidak mudah terpengaruh noise, dan beroperasi cepat pada level tegangan tertentu.
Seperti gambar diatas, dapat dilihat bahwa PIC 16F84 memilik pin sebanyak 18 buah dengan pin I/O sebanyak 13, yang terdiri dari 5 pin portA dan 8 pin portB.
PIC ini dapat digunakan dalam aplikasi - aplikasi yang bervariasi, misalnya seven segmen, LCD, keypad dan lain - lain.
Beberapa aplikasi yang menggunakan PIC adalah
1.Aplikasi 7 segmen
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang PIC, rangkaian, program dan cara merangkainya, dapat mendownload bahan dibawah ini.
Presentasi dari PIC
Rangkaian Aplikasi dari PIC
Video Cara Membuat Rangkaian Aplikasi dari PIC
Program Aplikasi PIC
Thomas, 2007, Kupas Tuntas Mikrokontroller PIC16F84, Yogyakarta : Andi
PIC merupakan salah satu mikrokontroller yang berbasis RISC (Reduced Intruction Set Computer). Mikrokontroller ini menggunakan teknologi CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) sehingga konsumsi dayanya rendah, tidak mudah terpengaruh noise, dan beroperasi cepat pada level tegangan tertentu.
Seperti gambar diatas, dapat dilihat bahwa PIC 16F84 memilik pin sebanyak 18 buah dengan pin I/O sebanyak 13, yang terdiri dari 5 pin portA dan 8 pin portB.
PIC ini dapat digunakan dalam aplikasi - aplikasi yang bervariasi, misalnya seven segmen, LCD, keypad dan lain - lain.
Beberapa aplikasi yang menggunakan PIC adalah
1.Aplikasi 7 segmen
2. Aplikasi BCD to 7 segmen
3. Aplikasi Buzzer
4. Aplikasi Keypad dan 7 segmen
5. Aplikasi LCD
6. Aplikasi LED
7. Aplikasi Optoucoupler
8. Aplikasi untuk Penampilan Huruf dengan 7 segmen
9. Aplikasi Saklar Toogle
Presentasi dari PIC
Rangkaian Aplikasi dari PIC
Video Cara Membuat Rangkaian Aplikasi dari PIC
Program Aplikasi PIC
Kamis, 21 April 2016
Mikroprocessor tentang Perancangan Sistem
1. Pendahuluan
Perancangan sistem minimum 8088 adalah perancangan peta memori dan peta I-O. Pada sistem minimum 8088 untuk pemetaan memori dan I-O dapat digabung dalam suatu peta atau dapat juga terpisah. Untuk perancangan peta memori ada dua lokasi address yaitu program disimpan pada lokasi address memori ROM dan data disimpan pada lokasi address RAM. Biasanya ROM dipakai sebuah IC ROM tetapi untuk RAM dapat dipakai lebih dari satu IC RAM, misalkan IC RAM untuk interrupt dan IC RAM untuk data.2. Peta terpisah untuk memori dan I-O
Pemetaan Memori
- RAM 6116 (2 KB)
- RAM 6264 (8 KB)
- ROM 27128 (16 KB)
Gambar Peta Memori
2. Pemetaan Input-Output
Sistem minimum dirancang menggunakan 4 komponen I-O yaitu
PPI-0
8255 (Membutuhkan 4 kombinasi address, yaitu A1 A0 ; 0 s/d 3
Byte)
PPI-1 8255
PIT 8253 (Membutuhkan 4 kombinasi address, yaitu A1 A0)
PIC 8259 (Membutuhkan 2 kombinasi address yaitu A0)
Adapun perancangan peta
I-O ini adalah seperti gambar 27.
Untuk dapat mengakses address dari PPI-0 8255 (4 B), digunakan pin A0
dan A1, untuk PPI-1 8255 (4 B), digunakan pin A0 s/d A1, untuk PPT 8253 (4 B), digunakan pin A0 s/d A1, sedangkan untuk PIC 8259 (2 B), digunakan
pin A0. Dalam membedakan alamat dari keempat komponen I-O tersebut
seperti peta I-O diatas, maka digunakan address A2 s/d A19. PPI-0 dengan
PPI-1 dibedakan dari A4, jika A4 berlogika 0 maka merupakan akses
address PPI-0 dan jika A4 berlogika 1 maka merupakan akses address
PPI-1. PIT dapat dibedakan dari komponen I-O yang lain dari pin address
A5, jika A5 berlogika 1 dan yang lain (A2 s/d A19) berlogika 0 maka
address ini merupakan address PIT. Untuk PIC yang membedakan address-nya
dengan komponen lain adalah pin address A6.
Rangkaian decoder dapat
dirancang untuk membedakan PPI-0, PPI-1,
PIT dan PIC menggunakan A4, A5 dan A6 seperti rangkaian pada gambar 28.
3. Peta Gabungan Memori dan I-O
Sistem minimum yang dirancang dengan menggunakan 2 RAM dan 1 ROM yang terdiri dari
- RAM 6116 (2 KB)
- RAM 6264 (8 KB)
- ROM 27128 (16 KB)
serta 4 komponen I-O
yaitu
- PPI-0 8255
- PPI-1 8255
- PIT 8253
- PIC 8259
Adapun
perancangan peta gabungan memori dan I-O ini adalah seperti 29.
Untuk dapat mengakses address memori dari RAM-0 6116 (2 KB), digunakan
pin A0 sampai dengan pin A10, untuk RAM-1 6264 (8 KB), digunakan pin A0
s/d A12, sedangkan untuk ROM 27128 (16KB), digunakan pin A0 s/d A13.
Sedangkan untuk mengakses address I-O dari PPI-0 8255 (4 B), PPI-1 8255
(4 B), PIT 8253 (4B), digunakan pin A1A0, PIC 8259 (2 B), digunakan pin A0. Dalam membedakan alamat dari 3 komponen memori dan 4
komponen I-O tersebut, dapat digunakan address A14 s/d A19. Untuk
RAM-0 semua berlogika 0 (A14 s/d A19), RAM-1 hanya A17 yang berlogika 1
dan selain itu berlogika 0 (A14 s/d A19), ROM semua berlogika 1 (A14 s/d
A19), PPI-0 hanya A16 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0 (A14
s/d A19), PPI-1 hanya A17A16 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0
(A14 s/d A19), PIT hanya A18 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0
(A14 s/d A19), PIC hanya A18A16 yang berlogika 1 dan selain itu
berlogika 0 (A14 s/d A19).
Adapun tabel kebenaran peta memori dan I-O adalah seperti tabel 4.
Rangkaian decoder dapat dirancang untuk membedakan ketujuh komponen
memori dan I-O tersebut rangkaian pada gambar 30.
Address ROM pada sistem mikroprosesor 8088 ditempatkan pada address
paling tinggi karena setelah tombol RESET ditekan, mikroprosesor 8088
akan menuju ke address FFFF0H. Untuk menuju ke address awal program, maka
di address FFFF0H s/d FFFFFH diisi dengan program JUMP ke awal program.
Adapun perhitungan dalam menentukan address awal JUMP RESET adalah
sebagai berikut:
Untuk lebih jelasnya, dapat didownload link dibawah ini
Langganan:
Komentar (Atom)
