Kamis, 21 April 2016

Mikroprocessor tentang Perancangan Sistem


1. Pendahuluan

             Perancangan sistem minimum 8088 adalah perancangan peta memori dan peta I-O. Pada sistem minimum 8088 untuk pemetaan memori dan I-O dapat digabung dalam suatu peta atau dapat juga terpisah. Untuk perancangan peta memori ada dua lokasi address yaitu program disimpan pada lokasi address memori ROM dan data disimpan pada lokasi address RAM. Biasanya ROM dipakai sebuah IC ROM tetapi untuk RAM dapat dipakai lebih dari satu IC RAM, misalkan IC RAM untuk interrupt dan IC RAM untuk data.

2. Peta terpisah untuk memori dan I-O

  1.  Pemetaan Memori 

Sistem minimum dirancang menggunakan 2 RAM dan 1 ROMyang terdiri dari
  • RAM 6116 (2 KB) 
  • RAM 6264 (8 KB) 
  • ROM 27128 (16 KB)
               Untuk dapat mengakses address dari RAM-0 6116 (2 KB), digunakan pin A0 s/d A10 dan RAM-1 6264 (8 KB), digunakan pin A0 s/d A12, sedangkan untuk ROM 27128 (16KB), digunakan pin A0 s/d A13. Dalam membedakan alamat dari ketiga memori tersebut dapat menggunakan address A14 s/d A19. RAM-0 dengan RAM-1 dibedakan dari A14, jika A14 berlogika 0 maka merupakan akses address RAM-0 dan jika A14 berlogika 1 maka merupakan akses address RAM-1. ROM yang ber-address paling tinggi dengan kapasitas 16 KB sehingga address A19 s/d A14 berlogika 1. Rangkaian decoder dapat dirancang untuk membedakan RAM dengan ROM yaitu menggunakan A14 dan A15 seperti rangkaian pada gambar 26.
 Gambar Peta Memori

     2. Pemetaan Input-Output

          Sistem minimum dirancang menggunakan 4 komponen I-O yaitu 
PPI-0 8255 (Membutuhkan 4 kombinasi address, yaitu A1 A0 ; 0 s/d 3 Byte)
PPI-1 8255 
PIT 8253 (Membutuhkan 4 kombinasi address, yaitu A1 A0)
PIC 8259 (Membutuhkan 2 kombinasi address yaitu A0)
          Adapun perancangan peta I-O ini adalah seperti gambar 27. 

 


























                   Untuk dapat mengakses address dari PPI-0 8255 (4 B), digunakan pin A0 dan A1, untuk PPI-1 8255 (4 B), digunakan pin A0 s/d A1, untuk PPT 8253 (4 B), digunakan pin A0 s/d A1, sedangkan untuk PIC 8259 (2 B), digunakan pin A0. Dalam membedakan alamat dari keempat komponen I-O tersebut seperti peta I-O diatas, maka digunakan address A2 s/d A19. PPI-0 dengan PPI-1 dibedakan dari A4, jika A4 berlogika 0 maka merupakan akses address PPI-0 dan jika A4 berlogika 1 maka merupakan akses address PPI-1. PIT dapat dibedakan dari komponen I-O yang lain dari pin address A5, jika A5 berlogika 1 dan yang lain (A2 s/d A19) berlogika 0 maka address ini merupakan address PIT. Untuk PIC yang membedakan address-nya dengan komponen lain adalah pin address A6. 
                   Rangkaian decoder dapat dirancang untuk membedakan PPI-0, PPI-1, PIT dan PIC menggunakan A4, A5 dan A6 seperti rangkaian pada gambar 28.



3. Peta Gabungan Memori dan I-O

                Sistem minimum yang dirancang dengan menggunakan 2 RAM dan 1 ROM yang terdiri dari 

  • RAM 6116 (2 KB) 
  • RAM 6264 (8 KB) 
  • ROM 27128 (16 KB)
serta 4 komponen I-O yaitu

  • PPI-0 8255 
  • PPI-1 8255
  • PIT 8253 
  • PIC 8259

Adapun perancangan peta gabungan memori dan I-O ini adalah seperti 29. 


             Untuk dapat mengakses address memori dari RAM-0 6116 (2 KB), digunakan pin A0 sampai dengan pin A10, untuk RAM-1 6264 (8 KB), digunakan pin A0 s/d A12, sedangkan untuk ROM 27128 (16KB), digunakan pin A0 s/d A13. 
              Sedangkan untuk mengakses address I-O dari PPI-0 8255 (4 B), PPI-1 8255 (4 B), PIT 8253 (4B), digunakan pin A1A0, PIC 8259 (2 B), digunakan pin A0. Dalam membedakan alamat dari 3 komponen memori dan 4 komponen I-O tersebut, dapat digunakan address A14 s/d A19. Untuk RAM-0 semua berlogika 0 (A14 s/d A19), RAM-1 hanya A17 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0 (A14 s/d A19), ROM semua berlogika 1 (A14 s/d A19), PPI-0 hanya A16 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0 (A14 s/d A19), PPI-1 hanya A17A16 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0 (A14 s/d A19), PIT hanya A18 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0 (A14 s/d A19), PIC hanya A18A16 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0 (A14 s/d A19). Adapun tabel kebenaran peta memori dan I-O adalah seperti tabel 4. Rangkaian decoder dapat dirancang untuk membedakan ketujuh komponen memori dan I-O tersebut rangkaian pada gambar 30.




         Address ROM pada sistem mikroprosesor 8088 ditempatkan pada address paling tinggi karena setelah tombol RESET ditekan, mikroprosesor 8088 akan menuju ke address FFFF0H. Untuk menuju ke address awal program, maka di address FFFF0H s/d FFFFFH diisi dengan program JUMP ke awal program. Adapun perhitungan dalam menentukan address awal JUMP RESET adalah sebagai berikut: 



 

 Untuk lebih jelasnya, dapat didownload link dibawah ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar